Postingan Populer

Jumat, 24 Desember 2010

Asing Kuasai Bisnis Sayur Dan Buah Indonesia



Metrotvnews.com, Jakarta: Potensi ekspor sayuran Indonesia, secara rata- rata mencapai angka 70 juta Dolar Amerika Serikat per bulan. Namun angka ini makin jauh dari harapan karena terus menurun setiap bulannya.

Para eksportir sayuran menilai, selain anomali cuaca, turunnya produksi sayur dan buah berkualitas asal Indonesia juga akibat kurangnya perhatian pemerintah di sektor ini.

Ini terlihat dari rendahnya alokasi subsidi sektor pangan yang hanya mencapai Rp14 triliun, sangat jauh dibanding subsidi keseluruhan sebesar Rp201 triliun.

Selain itu infrastruktur pendukung ekspor sayur dan buah di Indonesia juga tergolong mahal. Bandingkan ongkos kontainer pendingin yang dikirim dari Bandung ke Jakarta yang mencapai Rp8 juta. Sementara ongkos ekspedisi sayur dari Jakarta ke Singapura justru hanya sebesar 900 Dollar saja.

Produktivitas lahan juga sangat jauh tertinggal. Dengan luas kebun yang sama, produksi di negara tetangga bisa mencapai angka 4 juta ton. Sedangkan di indonesia hanya dua ton.

Saat ini ekspor sayur dan buah Indonesia banyak dilempar ke pasar Singapura. Sementara sebagian kecil dikirimkan ke Arab Saudi, Malaysia dan Thailand.

Sebaliknya pasar buah dan sayur Indonesia, dikuasai oleh Malaysia 43 persen, China 28 persen dan India 6 persen. Sedangkan produksi sayur dan buah lokal hanya menguasai 6 persen pangsa pasar saja.(RIE

sumber : metrotvnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar